Menghafal Juz Amma

dengan Metode Khumus


MENGHAFAL DAN MEMAHAMI JUZ AMMA
DENGAN METODE KHUMUS DAN AL QUBBA
‌

Menghafal dan memahami arti ayat ayat Al Quran dengan metode khumus Metode khumus adalah salah satu metode yang ditawarkan bagi calon hafidz yang ingin memulai menghafal Al Quran dengan terencana, terstruktur, mudah, praktis.
Khumus berasal dari kata khumusun, yang berarti seperlima. Dalam metode ini mushaf yang digunakan adalah mushaf madinah yang merupakan mushaf standard internasional. Penggunaan mushaf madinah dimaksudkan untuk penyeragaman untuk kemudahan.
Penyusunan mushaf madinah dibuat dengan rapi, tidak ada pemotongan ayat pada pergantian halaman.
Mushaf madinah terdiri dari 604 halaman. Untuk tiap-tiap juz terdiri dari 20 halaman kecuali juz 1 (21 hal) dan juz 30 (23 halaman).
Dalam metode khumus, halaman Mushaf Madinah dibagi menjadi 5 bagian, jadi tiap bagian merupakan seperlima dari satu halaman. Kecuali halaman 1,2,603,604 karena ayat-ayatnya pendek hanya dibagi menjadi 3 bagian.
Pembagian menjadi 5 agar lebih ringan dalam proses menghafal. Bagian-bagian dari tiap halaman dibuat agar merata, agar selain mudah dihafalkan juga ringan untuk diulang-ulang. Bagian-bagian dari halaman ini ada yang terdiri dari beberapa ayat, ada juga yang tepat satu ayat, ada yang setengah ayat, ada juga yang seperlima ayat. Itu sekilas penjelasan metode khumus.


GERAKAN MENGHAFAL DAN MEMAHAMI JUZ AMMA.
Tujuan gerakan ini untuk mengajak umat Islam lebih mencintai Al Quran dengan menghafal dan memahaminya.

Untuk memulainya adalah dengan menghafal dan memahami surat-surat yang pendek yang dapat digunakan dalam sholat sehari-hari. Selain itu juga untuk memotivasi umat terdorong untuk mengamalkan isi Al Quran yang sudah dipahami.

Bagi yang ingin mulai menghafal diharapkan:
1. Sudah dapat membaca Al Quran dengan lancar.
2. Mengerti hukum tajwid dalam membaca Al Quran
3. Meluangkan waktu untuk menghafal setiap hari minimal 1 jam.
3. Mempunyai azam untuk menghafal Al Quran

Teknis menghafal Al Quran dengan metode khumus ini adalah sebagai berikut:
  • Tentukan jadwal untuk menghafal tiap-tiap bagian. Jadwal disesuaikan dengan target waktu yang ingin dicapai. Misalnya ingin menghafal 1 bagian sehari berarti tentukan waktu yang ajdn digunakan misalnya tiap-tiap pagi, atau sore. Jika ingin menghafal 2 bagian sehari pilih waktu yang tepat pagi dan sore, atau siang dan malam.
  • Makin banyak bagian yang dihafalkan, makin banyak waktu yg harus disediakan. Untuk awal sebaiknya menghafal 1 bagian setiap hari, jika dirasakan mampu, dapat menambah kuota hafalan yang benar-benar pas sesuai kemampuan dan waktu yang disediakan.
  • Setelah menentukan jadwal menghafal maka selanjutnya adalah memulai proses menghafal.

A. Menghafal bagian pertama,
    Baca bagian yang perlu akan dihafal sebanyak 20 kali dengan melihat pada mushaf atau kartu hafalan yang dipakai.
    Setelah hafal coba diulangi tanpa melihat mushaf sebanyak 20 kali. Kemudian setelah hafal ulangilah pada pada waktu-waktu tertentu misalnya pada waktu solat, waktu luang lainnya, atau sambil beraktifitas yang tidak terlalu membutuhkan konsentrasi.
B. Menghafal bagian 2.
    Sebelum menghafal bagian 2 baca terlebih dahulu bagian 1 yang sudah dihafal sebanyak minimal 10 kali.
    Kemudian mulai baca bagian 2 sebanyak 20 kali dengan melihat mushaf atau kartu hafalan. Kemudian ulangi 20 kali tanpa melihat mushaf. Setelah selesai ulangi mulai dari bagian 1 disambung bagian 2, sebanyak 20 kali. Kemudian ulangi terus pada waktu-waktu yang memungkinkan. Jika ada pembimbing, bacaan yang sudah hafal dapat dibaca didepan pembimbing.
C. Menghafal bagian 3.
    Sebelum menghafal bagian 3 baca terlebih dahulu bagian 1 dan 2 yang sudah dihafal sebanyak minimal 10 kali. Kemudian mulai baca bagian 3 sebanyak 20 kali dengan melihat mushaf atau kartu hafalan. Kemudian ulangi 20 kali tanpa melihat mushaf. Setelah selesai ulangi mulai dari bagian 1,2 disambung bagian 3, sebanyak 20 kali. Kemudian ulangi terus pada waktu-waktu yang memungkinkan. Jika ada pembimbing, bacaan yang sudah hafal dapat dibaca didepan pembimbing.
D. Menghafal bagian 4.
    Sebelum menghafal bagian 4 baca terlebih dahulu bagian 1,2 dan 3 yang sudah dihafal sebanyak minimal 10 kali. Kemudian mulai baca bagian 4 sebanyak 20 kali dengan melihat mushaf atau kartu hafalan. Kemudian ulangi 20 kali tanpa melihat mushaf. Setelah selesai ulangi mulai dari bagian 1,2,3 disambung bagian 4, sebanyak 20 kali. Kemudian ulangi terus pada waktu-waktu yang memungkinkan. Jika ada pembimbing, bacaan yang sudah hafal dapat dibaca didepan pembimbing.
E. Menghafal bagian 5.
    Sebelum menghafal bagian 5 baca terlebih dahulu bagian 1,2,3 dan 4 yang sudah dihafal sebanyak minimal 10 kali. Kemudian mulai baca bagian 5 sebanyak 20 kali dengan melihat mushaf atau kartu hafalan. Kemudian ulangi 20 kali tanpa melihat mushaf. Setelah selesai ulangi mulai dari bagian 1,2,3, 4 disambung bagian 5, sebanyak 20 kali. Kemudian ulangi terus pada waktu-waktu yang memungkinkan. Jika ada pembimbing, bacaan yang sudah hafal dapat dibaca didepan pembimbing.
F. Selanjutnya untuk bagian 1 halaman berikutnya, sebelum memulai baca dulu halaman yang telah dihafal sebelumnya sebanyak 10 kali baru mulai dengan langkah A. Untuk bagian berikutnya sama seperti bagian B dengan tambahan baca lebih dahulu halaman yang sudah dihafal sebelumnya, dst. Makin lama bacaan yang perlu diulang akan semakin banyak. Sediakan waktu khusus untuk mengulang hafalan yang sudah dihafal.
Ini akan terus-menerus menjadi kegiatan rutin seumur hidup meski sudah hafal sampai 30 juz. Untuk memantapkan baca pula terjemah dan tafsir ayatnya.

Pengembang : Amanah Media

Kontak

HP: 081281649295

Whatsapp :08980614109,081281649295

Email: amanahmedia@gmail.com

Web : khumus.blogspot.com




Bekerjasama dengan:






SEMOGA BERMANFAAT